Sabtu, 04 Juni 2016

Beluntas ( Pluchea indica L. )


NAMA DAERAH

Baluntas; Baruntas; Luntas; Lamutasa

DESKRIPSI TANAMAN

Tanaman perdu, tinggi 1-2. Batang berkayu, bulat tegak, bercabang, batang muda berwarna ungu setelah tua berwarna putih kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3-7 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda sampai hijau. Bunga majemuk berbentuk malai rata, mahkota lepas, warna putih kekuningan. Buah kecil, keras, berwarna coklat.

HABITAT

Banyak dijumpai sebagai tanaman pagar yang dapat tumbuh baik sampai ketinggian 800 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Daun

KANDUNGAN KIMIAWI

Alkaloid; Minyak atsiri

KHASIAT/KEGUNAAN

Diaforetik; Analgesik; Stomakik Nama simplesia: Plucheae indicae Folium

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Keputihan:
Daun beluntas muda segar 20 helai; Akar tapak liman 1 pohon; Air secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 1 kali di waktu pagi; 1/4 cangkir.
Nyeri persendiaan/Nyeri pinggang:
Akar beluntas segar 5 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang temu lawak segar 6 g; Rimpang kunyit segar 6 g; Air 120 ml, Dipipis, Diminum sehari 1 kali 100 ml.
Malaria:
Daun beluntas segar 30 helai; Daun sirih segar 7 helai; Daun sembung segar 9 helai; Daun asam muda segar 2 genggam; Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub.

Sabtu, 28 Mei 2016

Besaran ( Morus australis Poir )


NAMA DAERAH

Kitau; Kerto; Babasaran; Bebesaran; Murbei; Lampaung; Mempaung.

DESKRIPSI TANAMAN

Tumbuhan ini merupakan perdu atau pohon yang tingginya 6-9 m. Daunnya berbentuk segitiga atau jantung, mudah luruh dari rantingnya. Buahnya bergugus, warnanya coklat tua kalau sudah masak. Daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera.

HABITAT

Tumbuh liar di hutan dan ditanam di halaman atau di Kebun.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Daun ; Akar ; Cabang ; Buah.

KANDUNGAN KIMIAWI

Karoten; Adenin; Kolin; Amilase; Minyak lemak; Vitamin C; Vitamin A; Vitamin B1; Kalsium; Fosfor; Maklurin; Rutin; Morin; Ergosterol.

KHASIAT/KEGUNAAN

Antipiretik; Antitusif; Diuretik; Anti flogestik; Analgesik

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Hepatitis; kurang darah dan tekanan darah tinggi: Buah besaran 7-10 g; Air matang secukupnya, Dibuat jus, Diminum sehari 1 kali; diulang selama 14 hari
Radang persendiaan dan nyeri pinggang: Ranting dan daun besaran 10 g; Air 110 ml, Diseduh, Diminum sehari 1 kali pada pagi hari, 100 ml.

Jumat, 20 Mei 2016

Usapan Anti Sembab Untuk Mata



Setiap hari kita sering disibukan dengan berbagai aktifitas yang melelahkan. Dengan berbagai masalah yang terkadang membuat kita stress dan lelah. Hal ini sangat mempengaruhi bagi kecantikan kulit, terutama bisa terlihat pada mata. Karena terlalu lelah maka kantung mata akan terlihat kehitaman ataupun sembab. Untuk mengatasi hal ini ada cara praktis untuk mengurangi sembab mata yaitu dengan pemijatan sebelum tidur dan sesudah mandi di daerah kantung mata.

Menurut pakar kecantikan, gerakan mengusap yang bisa dilakukan diawali dari sudut mata ke arah luar ujung tulang pipi atas. Bergeser satu titik ke arah dalam, lakukan gerakan yang sama untuk usapan kedua dan ketiga. Usapan terakhir bisa dimulai dari bagian dalam mata, buat gerakan melingkari kantung mata ke arah tulang pipi bagian tengah. Perhatikan kebersihan jari anda karena ini juga mempengaruhi bagi kulit anda.

Lakukan pengusapan dengan pemijatan secara halus. Hal ini akan lebih maksimal bila dibarengi dengan usapan memakai eye cream yang dapat membantu mempercepat menghilangkan bulatan hitam di kantung mata. Selain melakukan ritual pemijatan jangan lupa istirahat yang cukup untuk menghindari sembab.

Mengatasi sembab dengan bahan alami
Untuk mengatasi sembab dengan bahan alami anda bias menggunakan mentimun yang diiris 2 dan ditempel di mata dan juga di bagian bawah mata. Relax kan diri anda dan mata anda. Lakukan secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal. Selain dengan menggunakan mentimun anda juga bisa menggunakan tomat dan teh dalam bentuk kantong bubuhkan atau letakan di bawah mata anda tepatnya di kantung mata yang sembab. Diamkan selama 15 menit. Maka mata anda akan terasa segar dan cerah.

Senin, 16 Mei 2016

Bidara Upas ( Merremia mammosa (Lour)Hall.F )


NAMA DAERAH

Bidara upas; Widara upas; Blanar

DESKRIPSI TANAMAN

Tanaman tahunan yang tumbuh memanjat/membelit, daun berbentuk jantung, bunga lonjong berwarna putih, berumbi seperti ubi jalar. Banyak terdapat di hutan, kadang-kadang ditanam di pagar pekarangan.

HABITAT

Tumbuh liar di hutan-hutan atau ditanam didekat pagar Bagian tanaman yang digunakan: Umbi 

KANDUNGAN KIMIAWI

Zat pait; Damar; Zat pati
Khasiat: Laktagog; Antiinflamasi; Antipiretik

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Batuk, Radang tenggorakan, Suara parau :
Umbi bidara upas segar 8 g; Rimpang kencur 6 g; Daun sirih 3 helai; Buah kapulaga 3 g; Air secukupnya, Dipipis, Beningan untuk berkumur kemudian diminum 2 kali sehari; pagi dan sore

Difteri/Mules :
Umbi segar bidara upas 8 g; Air matang sampai 1/4 cangkir, Umbi bidara upas diparut; kemudian diperas dengan kain saringan, Beningan digunakan untuk berkumur kemudian diminum; 2 kali sehari; tiap kali untuk orang dewasa; 2-3 sendok makan; untuk anak-anak 1 sendok makan; bila perlu dapat diencerkan dengan air matang.

Kamis, 12 Mei 2016

Bratawali ( Tinospora tuberculata Beumee )


NAMA DAERAH

Andowali; Antawali; Putrawali; Daun gadel

DESKRIPSI TANAMAN

Perdu memanjat. Batang sebesar jari manis, dengan banyak mata dan kutil, tidak beraturan, pahit, tidak keras dan berair. Daun berbentuk jantung atau panah dengan tangkai panjang dan besar. Bunga berwarna hijau muda, tiga seuntai dalam lembaga dan tidak sempurna. Buah terdapat dalam tandan berwarna merah muda.

HABITAT

Tumbuh liar di hutan dan di ladang

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Batang dan daun

KANDUNGAN KIMIAWI

Pikon kimia: retine; Alkaloida; Berberin; Columbine

KHASIAT/KEGUNAAN

Antipiretikum; Tonikum; Antiperiodikum; Diuretikum; Antidiabetik

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Demam: Batang bratawali 3 g; Daun sembung 6 g; Daun kumis kucing 4 g; Rimpang lengkuas 4 g; Air 110 ml, Dipis, direbus atau pil, Diminum 1 kali sehari sebanyak 50 ml.

Rematik : Batang bratawali 2 g; Rimpang kencur 7 g; Biji sledri 2 g; Daun jambu monyet muda 5 g; Air 110 ml, Dibuat infus atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml, apabila dibuat pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

Gatal-gatal : Batang bratawali secukupnya; Air 1 periuk, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Digunakan untuk merendam diri, terutama pada bagian yang gatal.

Minggu, 01 Mei 2016

Macam-Macam Facial



     Deep-cleansing facial. Facial jenis ini adalah facial yang paling dasar. Kulit akan dibersihkan dengan cairan pembersih yang sesuai dengan kulit wajah Anda dengan melakukan pemijatan sambil mengeluarkan kotoran yang menyumbat pori-pori. juga termasuk pengelupasan, pemijatan untuk mengencangkan kulit, pemakaian masker dan pemakaian pelembap. Jenis facial ini sangat cocok untuk segala jenis kulit.

* Extra-hydrating facial. Jika kulit Anda sangat kering, pilihlah facial jenis ini. Perawatan ini sangat kaya akan pelembab yang diformulasikan untuk memberi kelembaban ekstra pada kulit yang sangat kering.

* Anti-aging facial. Facial jenis ini sedikit berbeda dibandingkan dengan facial biasa. Facial ini biasanya menggunakan bahan-bahan seperti alpha atau beta-hydroxy acids dan vitamin C untuk mengatasi kerutan-kerutan serta garis-garis wajah. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan kekenyalan kulit dan merangsang produksi kolagen pada kulit. Dengan teknik pijat yang unik, aliran darah di permukaan kulit akan menjadi lancar. Mereka yang merasa kulitnya kehilangan kelembaban dan mulai mengalami penuaan dini sangat cocok melakukan facial jenis ini. Sesuai untuk semua jenis kulit.

* Acne treatment facial. Dianjurkan bagi mereka yang mengalami masalah jerawat pada wajah. Perawatannya mencakup membersihkan wajah dari kotoran-kotoran dan komedo serta menormalkan produksi minyak yang berlebihan. Mereka yang memiliki jenis kulit berminyak menggunakan facial jenis ini.

* Aromatherapy facial. Sebelum melakukan facial jenis ini, biasanya sang terapis akan mempelajari jenis kulit Anda terlebih dulu. Essential oil yang dipakai akan bekerja sempurna jika sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Biasanya facial aromaterapi ini lebih mengarah pada relaksasi tetapi juga untuk pembersihan wajah Anda. Jika Anda barn pertama kali mencoba sebaiknya lakukan facial tradisional atau deep cleasing facial yang paling umum untuk Anda coba. Akan tetapi jika Anda ingin yang lebih spesifik maka Anda bisa meminta saran pada ahli kecantikan, mana facial yang dibutuhkan oleh kulit Anda.

Facial sebaiknya dilakukan seminggu sekali atau 2 minggu sekali. Khususnya facial
yang menggunakan produk-produk yang sudah jadi seperti peeling dan masker yang
sudah tersedia di pasaran. Facial sangat cocok untuk perawatan mingguan.

Selasa, 26 April 2016

Bunga Pagoda ( Clerodendrum japonicum (Thunb) )


NAMA DAERAH

Senggugu; Tumbak raja

DESKRIPSI TANAMAN

Perdu meranggas, tinggi 1-3 m. Batangnya dipenuhi rambut halus. Daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan. Helaian daun berbentuk bulat telur melebar, pangkal daun berbentuk jantung, daun tua bercangap menjari, panjangnya dapat mencapai 30 cm. Bunganya bunga majemuk berwarna merah, terdiri atas bunga kecil-kecil yang berkumpul membentuk piramid, keluar dari ujung tangkai. Buahnya bulat
.
HABITAT

Tumbuh di pekarangan rumah atau di tepi jalan Bagian tanaman yang digunakan: Akar ; Daun Kandungan kimia: Alkoloid; Garam Kalium; Zat Samak

KHASIAT/KEGUNAAN

Antiradang; Diuretik; Sedatif; Hemostatis

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Bisul dan Koreng: Daun bunga pagoda 7 lembar; Madu 25 ml; Air 110 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore
Wasir berdarah: Akar bunga pagoda 25 g; Air 110 ml, Direbus hingga mendidih, Diminum 2 kali sehari.

Sabtu, 23 April 2016

Perawatan Wajah Sehari-Hari



      Tampil cantik dan memiliki wajah yang bersih dan sehat adalah idaman setiap wanita, maka untuk mewujudkan semua itu butuh sebuah proses yang rutin seperti perawatan wajah. Untuk merawat wajah setiap hari agar tetap fresh dan sehat maka kita.

bisa melakukan perawatan dengan produk-produk dibawah ini:

1. Milk Cleanser
2. Face Tonic
3. Pelembab
4. Bedak
5. Tisu wajah (jika diperlukan)

Jika anda merupakan wanita yang sibuk dalam kesehariannya melakukan berbagai aktifitas dan tak sempat untuk melakukan perawatan secara alami maka anda hanya cukup mempunyai milk cleanser, facetonic, pelembab dan bedak. Jika anda mempunyai jenis kulit berminyak sebaiknya tidak menggunakan pelembab cukup memakai bedak yang melindungi kita dari sinar matahari. 

Namun jika anda tidak terbiasa mungkin gunakan moisturizer yang mengandung air dan untuk kulit wajah yang berminyak. Jika anda tipe kulit yang berminyak maka jangan lupa sediakan tisu wajah untuk mengurangi minyak jika sewaktu-waktu diperlukan. Meskipun anda sibuk dengan berbagai aktifitas namun sempatkanlah diri untuk melaukan facial agar wajah anda bersih dan fresh. Facial dilakukan bisa 2x seminggu, seminggu sekali atau 2 minggu sekali, tergantung kebutuhan.

Jika anda termasuk orang yang mempunyai waktu luang yang cukup maka alangkah baiknya untuk perawatan wajah sehari-hari menggunakan bahan-bahan alami yang telah disebutkan di halaman sebelumnya. Untuk pembersihan dan penyegaran mungkin bisa menggunakan mentimun dan tomat yang mudah ditemukan di warung-warung. Atau facial setiap hari dengan menggunakan seledri. Membuat masker alami dari buah dan sayuran. Dan gunakan sebagai perawatan wajah sehari-hari.

Kamis, 21 April 2016

Bunga Pukul Empat ( Mirabilis jalapa L )


NAMA DAERAH

Kembang pagi sore; Bunga tete apa; Lorelaka; Bodoko sina; Turaga; Bele de nuit.

DESKRIPSI TANAMAN

Tumbuh tegak, tinggi sampai 50 cm, bunga ber-warna merah, putih atau kuning, mekar pada sore hari dan menutup pada pagi hari.

HABITAT

Tumbuh di pekarangan sebagai tanaman hias, dengan cukup sinar matahari pada dataran rendah sampai 1200 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Akar

KANDUNGAN KIMIAWI

Alkaloid trigonelia

KHASIAT/KEGUNAAN

Anti inflamasi; Diuretik

RESEP/PENGOLAHAN

Radang amandel, Radang prostat:Akar bunga pukul empat segar 10 g; Air secukupnya, Dibuat jus atau dipipis, Dikompreskan pada bagian yang sakit.
.

Rabu, 20 April 2016

Kanal Ion Sebagai Target Obat

Struktur dan Kerja Kanal Ion

Kanal ion merupakan protein penyusun pori yang mengontrol gradien voltage melintasi membran plasma (mengontrol potensial sel) dengan memungkinkan aliran ion berdasarkan gradien elektrokimia. Mekanisme kerja kanal ion pertama kali dihipotesiskan oleh ahli biofisika (Alan Hodgkin dan Andrew Huxley, 1951), yang menyatakan bahwa ion bergerak melalui “lubang” di membran sebagai hasil daya elektrokimia (aliran arus listrik). Lubang bersifat selektif, hanya ion tertentu yang bisa lewat (misalnya Na+, K+ , Ca2+ dan lain-lain). Lubang atau kanal membuka dan menutup secara random, tapi pembukaan secara kinetik dipengaruhi oleh voltase dan waktu. Hodgkin and Huxley membuktikan bahwa untuk membuka dan menutup kanal mengalami berbagai kondisi konformasi, sebagai berikut :
a. Aktivasi, yaitu proses pembukaan kanal saat terjadi depolarisasi
b. Inaktivasi, yaitu kanal menutup selama depolarisasi berlangsung

                                          Arus yang terekam saat pembukaan dan penutupan kanal

Pemahaman tentang kerja kanal lebih lanjut dibuktikan dengan teknik perekaman elektrik (metode Patch Clamping) oleh Erwin Neher &Bert Sakman (1970).

Komponen molekuler kanal teridentifikasi pertama kali dengan metode kloning molekuler. Kanal ion tersusun dari beberapa sub-unit protein membentuk suatu pori-pori. Lubang kanal disusun oleh subnit utama (subunit a), yang menentukan infrastruktur kanal. Selain itu beberapa kanal (kanal K+, Na+ dan Ca2+), mengandung protein pelengkap yang dapat memodifikasi sifat kanal.

                                      Arus keluar dan masuknya ion dari dan ke dalam sebuah sel


Fungsi kanal ion

Kanal ion terdapat pada hampir setiap sel. Kanal ion berfungsi untuk transport ion, pengaturan potensial listrik melintasi membran sel, serta sinyaling sel. Kanal ion berperan penting dalam proses normal tubuh. Beberapa penyakit terkait dengan disfungsi kanal ion misal aritmia jantung, diabetes, epilepsi, hipertensi, cystic fibrosis, dan lain-lain.

Klasifikasi Kanal Ion

Berdasarkan penyebab terbukanya kanal, kanal ion diklasifikasikan :
a. Voltage-gated channel: kanal membuka dan menutup berdasarkan potensial membran
b. Ligand-gated channel (reseptor ionotropik): kanal terbuka setelah berikatan dengan ligan pada domain ekstraselular, kemudian terjadi perubahan konformasi, diikuti dengan aliran ion
c. Other-gated channel: aktivasi/inaktivasi oleh second messenger di bagian dalam sel.

Berdasarkan ion yang melintasi kanal:
a. Kanal Na+
b. Kanal K+
c. Kanal Ca2+
d. Kanal Cl+ atau kanal ion


Rangkuman
• Kanal ion merupakan protein penyusun pori yang mengontrol gradien voltage melintasi membran plasma (mengontrol potensial sel) dengan memungkinkan aliran ion berdasarkan gradien elektrokimia.
• Kanal mengalami berbagai kondisi konformasi : Aktivasi, yaitu proses pembukaan kanal saat terjadi depolarisasi, serta Inaktivasi, yaitu kanal menutup selama depolarisasi berlangsung.
• Kanal ion berfungsi untuk transport ion, pengaturan potensial listrik melintasi membran sel, serta sinyaling sel.
• Berdasarkan penyebab terbukanya kanal, kanal ion diklasifikasikan: Voltage-gated channel, ligand-gated channel dan other-gated channel.

Senin, 18 April 2016

Facial Dengan Bahan Alami

Tuhan menciptakan alam ini tentunya dengan berbagai manfaat yang berguna bagi manusia. Tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar kitapun mempunyai berbagai manfaat yang luar biasa tentunya bukan hanya bagi kesehatan tapi juga bagi kecantikan kulit kita. Banyak buah dan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan dan kecantikan kulit yang bisa kita temukan di sekitar kita. Bahan-bahan alami bukan hanya aman tapi juga menghindarkan kita dari karsinogen (pemicu kanker) dari produk-produk kecantikan kimiawi. 

Selain buah dan sayuran bahan-bahan di dapurpun bisa kita gunakan untuk perawatan kecantikan.
Bahan-bahan alami yang bisa digunakan untuk perawatan wajah:

1. Mentimun
Mentimun merupakan salah satu bahan alami yang berfungsi sebagai penyegar alami atau sering disebut astringent. Cara menggunakannya potong mentimun menjadi dua bagian lalu gosok-gosokan ke wajah secara perlahan hingga terasa kesegarannya. Lalu diamkan dan keringkan. Setelah itu bersihkan wajah dengan air. Cocok untuk kulit berminyak dan normal. Selain itu Mentimun juga bisa digunakan sebagai penyegar mata, ketika menggunakan masker letakan potongan mentimun di atas mata yang tertutup. Maka setelah selesai di masker bukan hanya kulit wajah yang segar namun matapun menjadi segar. Atau bisa digunakan sebagai campuran pemutih alami yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

2. Tomat
Tomat berfungsi untuk menghilangkan flek-flek hitam di wajah dan menyegarkan wajah serta menghaluskan kulit wajah. Gosokan tomat perlahan ke wajah. Diamkan sebentar lalu basuh dengan air. Atau bisa diblender terlebih dahulu lalu papakan ke wajah sehingga seperti menggunakan masker, diamkan hingga menyerap kira-kira 15 menit. Hati-ati penggunaan terhadap wajah sensitive dan kering. Tomat cocok untuk kulit wajah berminyak dan normal.

3. Alpukat
Buah yang satu ini sangat segar bila dijus namun selain itu buah ini sangat bermanfaat sebagai pelembab alami sangat cocok untuk jenis kulit kering. Pelembab alami tanpa efek samping yang dapat mengencangkan, membersihkan serta merawat kesegaran kulit wajah.Caranya lumatkan alpukat bisa dengan cara di blender , oleskan lumatan alpukat ke wajah secara merata. Diamkan selama 20 menit . Untuk merawat kulit kering dan normal.

4. Pisang
Buah yang dikenal sebagai makanan monyet ini ternyata mempunyai khasiat yang luar biasa bagi wajah kita yaitu membuat kulit tampak lebih mulus dan bersih. Membersihkan wajah secara alami bisa dengan menggunakan pisang caranya lumatkan setengah potong pisang. Gunakan sebagai masker dan diamkan selama 15-20 menit. Kemudian bilas dengan air hangat lalu untuk menyegarkannya bilas dengan air dingin.

5. Bengkoang
Buah yang satu ini berwarna putih yang sering digunakan dalam produk kecantikan untuk memutihkan kulit. Memang bengkoang berkhasiat mencerahkan kulit dan memudarkan noda hitam di wajah. Caranya parud bengkoang, peras sarinya. Diamkan semalaman dan besok paginya akan mengendap sari-sari bengkoang. Buang airnya lalu jemur atau keringkan sari bengkoang tersebut. Maka sari-sari bengkoang tersebut akan menjadi masker bengkoang alami yang sangat bermanfaat bagi wajah. Penggunaanya sama seperti cara menggunakan masker.

6. Madu
Selain buah-buahan yang berkhasiat tinggi bagi kesehatan wajah, madupun tak kalah hebat manfaatnya untuk kecantikan. Madu berkhasiat melembutkan dan melembabkan wajah. Caranya oleskan madu keseluruh wajah. Diamkan hingga mongering. Setelah itu bersihkan dengan air. Memang madu lengket dan terasa tidak nyaman dipakai namun jika dipakai rutin hasilnya akan memuaskan. Selain itu madu juga berkhasiat untuk melembabkan dan memerahkan bibir secara alami. Caranya oleskan madu ke bibir secara merata. Diamkan 20 menit atau semalaman. Bersihkan dengan air. Lakukan secara rutin maka bibir anda akan merah alami dan segar.

7. Anggur
Anggur berfungsi untuk menghilangkan kerutan di wajah. Caranya belah dua anggur. Lalu oleskan atau usap-usapkan pada wajah secara merata. Diamkan kira-kira 15 menit hingga mengering. Lalu basuh dengan air.

8. Apel
Apel mengandung zat anti lemak yang berfungsi mengangkat kotoran pada kulit wajah. Lumatkan apel dengan cara diblender. Oleskan pada wajah. Tunggu hingga 15 menit. Lalu bersihkan dengan air hangat. Masker apel sangat cocok bagi jenis kulit berminyak karena mampu menetralisir minyak yang berlebih.

9. Beras
Beras yang kita makan sehari-hari setelah menjadi nasi ternyata berkhasiat juga bagi kulit wajah kita. Fungsinya untuk memutihkan dan mengencangkan kulit wajah. Caranya Rendam beras semalaman. Besoknya tumbuk hingga halus menjadi bubuk. Lalu dijemur hingga kering. Jadikan sbegai masker. Masker beras bisa dicampur dengan madu untuk mendapatkan hasil yang optimal. Tunggu hingga 20 menit dan lakukanlah secara rutin untuk hasil yang optimal.

10. Pepaya
Pepaya berfungsi untuk menghilangkan jerawat. Pepaya dihaluskan dengan blender. Lalu tenpelkan pada wajah kira-kira 15-20 menit. Lalu bilas wajah dengan air hangat. Gunakan secara rutin 2x seminggu dan lihat hasilnya.

11. Jeruk Nipis
Buah yang masam ini ternyata berkhasiat mencerahkan kulit wajah. Caranya potong buah menjadi dua. Gosokan perlahan-lahan ke daerah wajah. Hati-hati menggunakan jeruk nipis karena jeruk nipis pedih bila terkena kulit. Apalagi bagi yang berkulit sensitive atau kering isarankan tidak menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis cocok untuk kulit berminyak karena kandungannya dapat menetralisir minyakdi kulit. Diamkan wajah hingga mongering lalu basuhlah wajah hingga bersih.

12. Putih telur
Putih telur sangat bermanfaat untuk mengencangkan kulit wajah kita. Caranya olesakan putih telur ke wajah bisa dicampur dengan madu atau jeruk nipis. Diamkan sekitar 10 menit. Lalu bersihkan dengan air hangat. Lakukan hal ini rutin 2 minggu sekali.

13. Seledri
Menurut seorang pakar herbal bahwa dengan seledri kita bisa facial dengan hanya Rp.300. Karena jika kita beli seikat seldri maka harganya Rp.300. Nah khasiatnya membersihkan kulit, menghilangkan jerawat dan membuat kulit segar dan cantik alami. Caranya rebus seledri terlebih dahulu. Diamkan hingga hangat-hangat kuku. Lalu oleskan air seledri dengan kapas ke seluruh permukaan wajah secara merata dari dagu hingga kening. Diamkan selamabeberapa menit hingga mongering lalu basuh dengan air dingin untuk menutup poripori kulit. Hal ini bisa dilakukan setiap hari untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Bahan-bahan alami di atas anda bisa dapatkan secara murah atau bahkan gratis.
Anda hanya tinggal pilih sesuai dengan jenis kulit anda. Menggunakan bahan-bahan alami
memang hasilnya tidak secepat menggunakan produk kecantikan kimiawi. Namun jika kita
rutin melakukannya maka kita akan terlihat lebih natural dengan cantik alami dan tentunya
aman bagi kulit bahkan dapat menyehatkan kulit kita. Jadi Lets Back To Nature….!

Minggu, 17 April 2016

Tanaman Bungur ( Lagerstromeia speciosa Pers )


NAMA DAERAH

Bhungor; Wungur; Ketangi; Laban; Wungu

DESKRIPSI TANAMAN

Pohon, tinggi dapat mencapai 45 m, umumnya antara 25-30 meter, bercabang-cabang. Batang berwarna cokelat pucat sampai merah cokelat. Perbungaan berupa malai, berwarna ungu.

HABITAT

Tumbuh di tanah gersang dan subur pada hutan atau tanaman pelindung tepi jalan pada dataran 1-900 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Daun dan kulit kayu

KANDUNGAN KIMIAWI

Tanin; Alkaloid; Saponin; Terpena; Glukosa

KHASIAT/KEGUNAAN

Antidiare; Diuretik; Antidiabetik

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Kencing manis:
Daun bungur segar 8 g; Biji kacang hijau 9 g; Air 110 ml,Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

Sabtu, 16 April 2016

Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir



 Setiap ibu hamil sangat berharap untuk mendapatkan bayi yang sehat dan kehamilan yang tidak bermasalah. Namun demikian di dunia setiap harinya 1500 ibu dan remaja puteri meninggal karena masalah kehamilan dan melahirkan. Setiap tahun sekitar 10 juta ibu dan remaja puteri mengalami komplikasi kehamilan dan banyak dari peristiwa tersebut yang meninggalkan bayi cacat atau infeksi.

Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan (SDKI) 2007, sekitar 146.000 bayi usia 0 – 1 tahun dan 86.000 bayi baru lahir (0 – 28 hari) meninggal setiap tahun di Indonesia. Angka kematian bayi adalah 34 per 1000 Kelahiran Hidup, sementara angka kematian Balita adalah 44 per 1000 Kelahiran Hidup. Diharapkan pada 2015 angka kematian bayi turun menjadi 23 per 1000 Kelahiran Hidup dan angka kematian balita turun menjadi 32 per 1000 Kelahiran Hidup. Pencapaian pada 2015 merupakan target komitmen global Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs). Kondisi kesehatan ibu yang rendah karena berbagai penyakit yang tidak diobati dengan tepat sebelum atau semasa hamil sering menjadi penyebab utama kematian ibu dan bayi baru lahir. Sebagian besar kematian bayi baru lahir disebabkan oleh BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah), kesulitan bernafas saat lahir dan infeksi.

Berbagai risiko kehamilan bagi seorang ibu dan bayinya dapat dikurangi secara bermakna, jika (1) Seorang ibu berada dalam kondisi sehat dan bergizi baik sebelum dan selama hamil. (2) Diperiksa kesehatannya secara teratur oleh petugas kesehatan terlatih paling sedikit empat kali selama hamil (Ante Natal Care/ANC triwulan pertama minimal satu kali, ANC triwulan kedua minimal satu kali, ANC triwulan ketiga minimal dua kali). (3) Melahirkan dibantu oleh tenaga kesehatan terampil, seperti dokter, perawat, atau bidan. (4) Jika terjadi komplikasi, ibu dan bayinya dirujuk ke pelayanan kesehatan yang lebih memadai (5) Ibu mendapat pelayanan kesehatan dimulai dari enam jam sampai 42 hari setelah bersalin, dan bayinya mendapatkan perawatan serta pemeriksaan pada saat lahir, pada usia 6 – 48 jam, pada usia 3 – 7 hari, dan pada usia 8 – 28 hari.

Ibu hamil dan pasangannya yang HIV positif atau yang diperkirakan positif, harus berkonsultasi untuk memperoleh konseling dari petugas kesehatan terlatih tentang tindakan untuk mengurangi risiko bayi terinfeksi selama kehamilan, persalinan atau menyusui dan merawat diri mereka sendiri bersama bayinya.

Pemerintah bersama masyarakat bertanggung jawab untuk menjamin bahwa setiap ibu memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas, mulai dari saat hamil, pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih, dan perawatan pasca persalinan bagi ibu dan bayi, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, dan memperoleh cuti hamil dan melahirkan.

Hampir semua negara telah meratifikasi Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women/CEDAW) yang ditandatangani oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 29 Juli 1980. Pemerintah kemudian meratifikasi CEDAW tersebut dengan mengeluarkan UU No. 7 tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita. Salah satu pasal UU tersebut menyebutkan mencegah diskriminasi terhadap wanita (hamil) yang bekerja, dengan memberikan pelayanan kesehatan & perlindungan di tempat kerja bagi ibu hamil, cuti, dan jaringan tempat-tempat penitipan anak.

Banyak perempuan termasuk remaja puteri mendapatkan kesulitan untuk memperoleh pelayanan kesehatan berkualitas yang disebabkan oleh kemiskinan, jarak ke tempat pelayanan kesehatan, kurangnya informasi, pelayanan yang kurang memadai dan adat istiadat. Pemerintah dan Pemerintah Daerah dengan dukungan Lembaga Swadaya Masyarakat dan organisasi kemasyarakatan bertanggung jawab untuk mengatasi berbagai masalah ini guna menjamin bahwa perempuan menerima pelayanan kesehatan yang berkualitas yang mereka perlukan.

PESAN UTAMA

Apa yang harus diketahui oleh keluarga dan masyarakat tentang:
Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir

  1. Remaja puteri yang sehat dan berpendidikan serta mendapatkan asupan gizi yang cukup selama masa kanak-kanak sampai remaja akan mengalami masa kehamilan yang sehat, persalinan yang aman, dan cenderung memiliki bayi sehat jika usia melahirkan dimulai setelah usia 18 tahun.
  2. Risiko yang terkait dengan usia melahirkan, bagi seorang ibu dan bayinya dapat dikurangi secara bermakna, jika sebelum hamil, ibu berada dalam keadaan sehat dan bergizi baik. Selama dalam masa hamil dan menyusui semua ibu memerlukan makanan bergizi, lebih banyak makan, lebih banyak istirahat dari biasanya, tablet tambah darah atau beberapa suplemen mikronutrien, walaupun mereka telah mengonsumsi makanan yang diperkaya, garam beryodium untuk menjamin perkembangan mental bayi.
  3. Setiap kehamilan adalah istimewa. Untuk menjamin kehamilan yang sehat dan aman semua ibu hamil harus memeriksakan kehamilannya paling sedikit empat kali. Ibu hamil beserta keluarganya harus mampu mengenali tanda-tanda persalinan dan tanda bahaya kehamilan. Mereka harus memiliki rencana persalinan dan pencegahan komplikasi untuk mendapatkan pelayanan serta pertolongan tenaga kesehatan.
  4. Saat persalinan merupakan periode kritis bagi ibu dan bayinya. Setiap ibu bersalin harus ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih yaitu dokter dan atau bidan, serta merujuk kepada pelayanan spesialis jika terjadi komplikasi.
  5. Pelayanan pasca persalinan bagi ibu dan bayinya akan mengurangi risiko komplikasi dan membantu keluarga untuk mendapatkan bayi yang sehat. Ibu dan bayinya harus diperiksa secara teratur setelah persalinan. Jika terjadi komplikasi, pemeriksaan dilakukan lebih sering.
  6. Seorang ibu yang sehat, proses persalinan yang aman, perhatian dan perawatan dasar bagi bayi baru lahir, keluarga yang menyayangi, serta lingkungan rumah yang bersih akan sangat membantu daya tahan dan kesehatan bayi baru lahir, serta kelangsungan hidupnya.
  7. Merokok, minum-minuman beralkohol, Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif (NAPZA), racun, dan bahan pencemar lainnya berbahaya untuk ibu hamil, perkembangan janin, bayi dan anak.
  8. Kekerasan terhadap ibu merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius dalam hampir setiap kelompok masyarakat. Bagi seorang ibu hamil, kekerasan sangat membahayakan baik bagi ibu maupun kehamilannya. Kekerasan dapat meningkatkan risiko keguguran, atau melahirkan prematur, dan berpotensi untuk melahirkan bayi berat badan rendah.
  9. Di tempat kerja, ibu hamil dan ibu menyusui harus dilindungi dari diskriminasi dan pemaparan terhadap risiko kesehatan serta diberikan waktu untuk menyusui. Mereka berhak mendapatkan cuti, perlindungan ketenagakerjaan, jaminan kesehatan dan jika memungkinkan bantuan uang tunai.
  10. Setiap perempuan berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas, terutama bagi ibu hamil dan ibu yang baru bersalin. Setiap petugas kesehatan seharusnya memiliki kompetensi teknis dan peka terhadap adat istiadat setempat dan harus memperlakukan semua perempuan termasuk remaja puteri dengan penuh penghargaan.

Rabu, 13 April 2016

Tanaman Adas ( Foeniculum vulgare Mill )


NAMA DAERAH

Hades; adase; Fenkel; Fennel; Denggu-denggu; Papaato; Alas; Landi; Adhas; Cedas; Adeh; Manih; Wala wunga; Kumpasi; Paapang; Rempasu.

DESKRIPSI TANAMAN

Terna, tinggi 0,5-3 meter, batang beralur, tumbuh tegak. daun berbagi menyirip, berseludang dengan warna putih. Perbungaan berbentuk payung dengan 6-40 gagang bunga, mahkota bunga berwarna kuning. Buah berusukrusuk sangat nyata, panjang 4-6 milimeter, warna hijau pada waktu muda dan keabu-abuan setelah tua.

HABITAT

Tumbuh secara liar di daerah Tosari dan dibudidayakan di pegunungan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 900 – 1.300 dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Buah

KANDUNGAN KIMIAWI

Limonena; minyak lemak; stigmasterin; umbeliferona; gula; saponin; flavonoida; polifenol.

KHASIAT/KEGUNAAN

Anti inflamasi , karminatif , diuretik , anti mikroba.

RESEP/CARA PENGOLAHAN

  • Sembelit:

Adas 3 butir; Daun muda jambu biji 3 lembar; Kulit batang pulosari 1/2 jari; air 2 cangkir; Ramuan direbus hingga mendidih sampai diperoleh cairan 1 cangkir kemudian disaring, Bayi umur 3 bulan: sehari minum 5-7 kali, tiap kali 1 sendok teh; Bayi umur 6 bulan: sehari minum 3 kali, tiap kali 1 sendok makan; Anak umur 3 tahun: sehari minum 3 kali, tiap kali 2 sendok makan; Remaja: sehari minum 1 kali, tiap kali 1 cangkir.

  • Batuk:

Adas 3 butir; Gula batu secukupnya; Air secukupnya; Daun sagamanis 7 lembar; Kulit batang pulosari 1 jari; Bawang merah 1 buah, Campuran ditambah air sedikit, lalu ditumbuk halus, kemudian dibungkus dengan daun pisang selanjutnya dikukus 15 menit, lalu diperas dengan kain bersih, Diminum sekaligus sebelum tidur.

  • Sakit perut:

Adas 5 butir; Ketumbar 11 biji; Merica bolong 11 biji; Daun po’o segar 20 lembar; Air 2 cangkir; Kunyit 1/2 jari; Lempuyang wangi dibakar 1 biji; Temu kunci dibakar 3 biji; Temu kunci segar 3 biji; Kayu ules 1 biji, Campuran ditumbuk, kemudian dididihkan sampai memperoleh 1 cangkir, lalu disaring dengan kain bersih, Diminum sehari 2 kali.

Senin, 11 April 2016

Mengenal Sedikit Tentang Rumah Sakit



Definisi Rumah Sakit

Rumah sakit adalah suatu institusi yang kompleks, menggunakan gabungan alat ilmiah khusus dan rumit dan difungsikan oleh berbagai kesatuan personel terlatih dan terdidik dalam menghadapi dan menangani masalah medik modern, yang semuanya terikat bersama-sama dalam maksud yang sama untuk pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang baik.

Tugas Rumah Sakit

Tugas rumah sakit pada umumnya tugas rumah sakit ialah menyediakan keperluan untuk pemeliharaan dan pemulihan kesehatan. Menurut keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 983/Menkes/SK/XI/1992, tugas rumah sakit umum adalah melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya penyembuhan dan upaya peningkatan dan pencegahan serta melaksanakan rujukan.

Fungsi Rumah Sakit

Guna menjalankan tugas-tugasnya, rumah sakit mempunyai berbagai fungsi yaitu :
a. Penyelenggaraan pelayanan pengobatan dan pemulihan kesehatan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit
b. Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan kesehatan yang paripurna tingkat kedua dan ketiga sesuai kebutuhan medis
c. Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan sumber daya manusia dalam rangka peningkatan kemampuan dalam pemberian pelayanan kesehatan dan 
d. Penyelenggaraan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan dengan memperhatikan etika ilmu pengetahuan bidang kesehatan.

Klasifikasi Rumah Sakit

Suatu klasifikasi rumah sakit yang seragam diperlukan untuk memberi kemudahan mengetahui identitas, organisasi, jenis pelayanan, yang diberikan, pemilik, dan kapasitas tempat tidur. Disamping itu, agar dapat mengadakan evaluasi yang lebih tepat untuk suatu golongan rumah sakit tertentu.
Rumah sakit dapat diklasifikasikan berdasarkan berbagai kriteria sebagai berikut :

1. Kepemilikan, klasifikasi berdasarkan kepemilikan terdiri atas rumah sakit pemerintah. Di Negara kita ini rumah sakit pemerintah terdiri atas rumah sakit vertikal yang langsung dikelola oleh DepKes, Rumah Sakit Pemerintah Daerah, Rumah Sakit Militer, dan Rumah Sakit BUMN. Rumah sakit lain berdasarkan kepemilikan ialah rumah sakit yang dikelolah oleh masyarakat atau sering disebut rumah sakit sukarela. Rumah sakit sukarela ini terdiri atas rumah sakit hak milik dan rumah sakit nirlaba. Rumah sakit hak milik adalah rumah sakit bisnis yang tujuan utamanya adalah mencari laba (profit). Rumah sakit yang berfasilitas dengan organisasi keagamaan pada umumnya beroperasi bukan untuk maksud membuat laba, tetapi adalah nirbala. Rumah sakit nirbala mencari laba sewajarnya saja dan laba yang diperoleh rumah sakit ini  digunakan sebagai modal peningkatan sarana fisik, perluasan dan penyempurnaan mutu pelayanan untuk kepentingan penderita.

2. Jenis Pelayanan, berdasarkan jenis pelayanan rumah sakit terdiri atas rumah sakit umum dan rumah sakit khusus. Rumah sakit umum memberi pelayanan kepada berbagai penderita dengan berbagai jenis kesakitan, memberi pelayanan diagnosis dan terapi untuk berbagai kondisi medik, seperti penyakit dalam, bedah, pediatrik, ibu hamil, dan sebagainya. Rumah sakit khusus adalah rumah sakit yang memberi pelayanan diagnosis dan pengobatan untuk penderita dengan kondisi medik tertentu baik bedah maupun non bedah, seperti rumah sakit kanker, bersalin, psikiatri, pediatrik, mata, lepra, TB, ketergantungan obat, rumah sakit rehabilitasi dan penyakit kronis.

3. Lama Tinggal, berdasarkan lama tinggal rumah sakit terdiri atas rumah sakit perawatan jangka pendek dan jangka panjang. Rumah sakit perawatan jangka pendek adalah rumah sakit yang merawat penderita selama rata-rata kurang dari 30 hari, misalnya penderita dengan kondisi penyakit akut dan kasus darurat biasanya dirawat di rumah sakit perawatan jangka pendek karena penderita yang dirawat di rumah sakit kurang dari 30 hari. Rumah sakit umumnya adalah rumah sakit perawatan jangka pendek karena penderita yang dirawat adalah penderita kesakitan akut yang biasanya pulih dalam waktu kurang dari 30 hari. Sebaliknya, rumah sakit perawatan jangka panjang adalah rumah sakit yang merawat penderita dalam waktu rata-rata 30 hari atau lebih. Penderita demikian mempunyai kesakitan jangka panjang seperti kondisi psikiatri.

4. Tempat Tidur, rumah sakit pada umumnya diklasifikasikan berdasarkan kapasitas tempat tidur sesuai pola berikut:
a. Dibawah 50 tempat tidur
b. 50-99 tempat tidur
c. 100-199 tempat tidur
d. 200-299 tempat tidur
e. 300-399 tempat tidur
f. 400-499 tempat tidur
g. 500 tempat tidur dan lebih

5. Afiliasi Pendidikan, rumah sakit berdasarkan afiliasi pendidikan terdiri atas dua jenis, yaitu rumah sakit pendidikan dan rumah sakit nonpendidikan. Rumah sakit pendidikan adalah rumah sakit yang melaksanakan program pelatihan residensi dalam medik, bedah, pediatric, dan bidang spesialiss lain. Dalam rumah sakit demikian, residen melakukan pelayanan/perawatan penderita dibawah pengawasan staf medik rumah sakit. Rumah sakit yang tidak memiliki program pelatihan residen dan tidak ada afiliasi rumah sakit dengan universitas disebut rumah sakit nonpendidikan.

6. Status Akreditasi, rumah sakit berdasarkan status akreditasi terdiri atas rumah sakit yang telah di akreditasi dan rumah sakit yang belum di akreditasi. Rumah sakit telah diakreditasi adalah rumah sakit yang telah diakui secara formal oleh suatu badan sertifikasi yang diakui, yang menyatakan bahwa suatu rumah sakit telah memenuhi persyaratan untuk melakukan kegiatan tertentu.

Tipe-Tipe Rumah Sakit

Jika ditinjau dari kemampuan yang dimiliki, rumah sakit di Indonesia dibedakan atas 5 macam yakni:
1. Rumah Sakit kelas A
Rumah sakit kelas A adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas. Oleh pemerintah rumah sakit kelas A ini telah ditetapkan sebagai tempat pelayanan rujukan tertinggi (top reverral hospital) atau disebut pula sebagai rumah sakit pusat.

2. Rumah Sakit kelas B
Rumah sakit kelas B adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialisluas dan sub spesialis terbatas. Direncanakan rumah sakit kelas B didirikan disetiap ibukota provinsi (provincial hospital) yang menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit kabupaten. Rumah sakit pendidikan yang tidak termasuk kelas A juga diklasifikasikan sebagai rumah sakit kelas B.

3. Rumah Sakit kelas C
Rumah sakit kelas C adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas. Pada saat ini ada 4 macam pelayanan spesialis ini yang disediakan yakni pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak, serta pelayanan kebidanan dan kandungan.

4. Rumah Sakit kelas D
Rumah sakit kelas D adalah rumah sakit yang bersifat transisi karena pada suatu saat akan ditingkatkan menjadi rumah sakit kelas C. Pada saat ini kemampuan rumah sakit kelas D hanyalah memberikan pelayanan kedokteran umum dan kedokteran gigi. Sama halnya dengan rumah sakit kelas C, rumah sakit kelas D ini juga menampung pelayanan rujukkan yang berasal dari PUSKESMAS.

5. Rumah Sakit kelas E
Rumah sakit kelas E adalah rumah sakit khusus (special hospital) yang menyelenggarakan hanya satu macam pelayanan kedokteran saja. Pada saat ini banyak rumah sakit kelas E yang telah ditemukan. Misalnya rumah sakit jiwa, rumah sakit kusta, rumah sakit paru, rumah sakit kanker, rumah sakit jantung, rumah sakit ibu dan anak, dan lain sebagainya yang seperti ini.

Ruang Intensif

Ruang Perawatan Intensif adalah bagian dari bangunan rumah sakit dengan kategori pelayanan kritis, selain instalasi bedah dan instalasi gawat darurat. Ruang Perawatan Intensif merupakan instalasi pelayanan khusus di rumah sakit yang menyediakan pelayanan yang komprehensif dan berkesinambungan selama 24 jam. Dalam rangka mewujudkan Ruang Perawatan Intensif yang memenuhi standar pelayanan dan persyaratan mutu, keamanan dan keselamatan perlu didukung oleh bangunan dan prasarana yang memenuhi persyaratan teknis (Anonim, 2012).

Minggu, 10 April 2016

Alang-Alang ( Imperata cylindrica(L) Beauv.var.mayor(Nees )



DESKRIPSI TANAMAN

Alang-alang (Imperata cylindrical (L.) Beauv.var.mayor <Nees>), Perawakan: herba, rumput, merayap, tinggi 30-180 cm. Batang: rimpang, merayap di bawah tanah, batang tegak membentuk satu perbungaan, padat, pada bukunya berambut jarang. Daun: tunggal, pangkal saling menutup, helaian; berbentuk pita, ujung runcing tajam, tegak, kasar, berambut jarang, ukuran 12-80 cm. x 35-18 cm. Bunga: susunan majemuk bulir majemuk, agak menguncup, panjang 6-28 cm, setiap cabang memiliki 2 bulir, cabang 2,5-5 cm, tangkai bunga 1-3 mm, gluma 1; ujung bersilia, 3-6 urat, Lemma 1 (sekam); bulat telur melebar, silia pendek 1,5-2,5 mm. Lemma 2 (sekam); memanjang, runcing 0,5-2,5 mm. Palea (sekam); 0,75-2 mm. Benang sari: kepala sari 2,5-3,5 mm, putih kekuningan atau ungu. Putik: kepala putik berbentuk bulu ayam. Buah: tipe padi. Biji: berbentuk jorong, panjang 1 mm lebih. Waktu berbunga : Januari – Desember. Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya: Di Jawa tumbuh pada ketinggian sampai dengan 2700 m dpl, pada daerah-daerah terbuka atau setengah tertutup; rawa-rawa; pada tanah dengan aerasi yang baik; pada daerah-daerah yang habis dibuka; di tepi sungai; ekstensif pada hutan sekunder; daerah bekas terbakar; sebagai gulma di perladangan; taman dan perkebunan. Tumbuhan ini dapat mempengaruhi tanaman kultivasi lain, karena kebutuhan natrium yang relatif tinggi.

BUDIDAYA

Berkembang biak dengan sendirinya. Setiap saat rimpang dipanen dari tumbuhan yang telah matang. Rimpang yang baik berwarna pucat, berasa manis dan sejuk. Alang-alang dapat menyebabkan penurunan pH tanah. Besarnya penurunan pH dan ham-batan terhadap proses nitrifikasi menunjukkan adanya korelasi positif dengan pertumbuhan alang-alang. Bagian yang digunakan untuk obat medis adalah akarnya. Kenyataannya, akarnya dapat digunakan untuk menurunkan temperatur, melancarkan urin, menghentikan pendarahan, dan sebagai obat untuk pendarahan pada hidung, memuntahkan darah, gonorea (kencing nanah), hepatitis, infeksi ginjal. Penelitian menemukan bahwa alang-alang mengandung mannitol, glukosa, asam malic, asam sitrat, coixol, arundoin, silindrin, fernerol, simiarenol, anemonin, esin, alkali, saponin, taninin, dan polifenol.

NAMA DAERAH

Naleueng lakoe (Aceh); Jih (Gayo); Rih, Ri (Batak); Oo (Nias); Alalang, Hilalang, Ilalang (Minang kabau); Lioh (Lampung); Halalang, Tingen, Padang, Tingan, Puang, Buhang, Belalang, Bolalang (Dayak); Eurih (Sunda); Alang-alang kambengan (Jawa); Kebut, Lalang (Madura); Ambengan, Lalang (BaIi); Kii, Rii (FIores); Padengo, Padanga (Gorontalo); Deya (Bugis); Erer, Muis, Wen (Seram); Weli, Welia, Wed (Ambon).

NAMA ASING

Cogon grass, satintail (En). Paillotte (Fr). Malaysia: lalang, alang-alang. Papua New Guinea: kunai (Pidgin), kurukuru (Barakau, Central Province). Philippines: kogon (Tagalog), gogon (Bikol), bulum (Ifugao). Burma (Myanmar): kyet-mei. Cambodia: sbö’:w. Laos: hnha:z kh’a:. Thailand: ya-kha, laa laeng, koe hee (Karen, Mae Hong Son). Vietnam: c [or] tranh. NAMA SIMPLISIA Imperatae Rhizoma; rimpang alang-alang.

EFEK FARMAKOLOGIS

Rasa manis dan sifat sejuk, anti piretik (penurunan panas), diuretik (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), masuk median paru-paru, lambung dan usus kecil.

KOMPOSISI

Akar: metabolit yang telah ditemukan pada akar alangalang terdiri dari arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, simiarenol, kampesterol, stigmasterol, ßsitosterol, skopoletin, skopolin, p-hidroksibenzaladehida, katekol, asam klorogenat, asam isoklorogenat, asam pkumarat,asam neoklorogenat, asam asetat, asam oksalat, asam d-malat, asam sitrat, potassium (0,75% dari berat kering), sejumlah besar kalsium dan 5- hidroksitriptamin. Dari hasil penelitian lain terhadap akar dan daun ditemukan 5 macam turunan flavonoid yaitu turunan 3′,4′,7-trihidroksi flavon, 2′,3′-dihidroksi kalkon dan 6-hidroksi flavanol. Suatu turunan flavonoid yang kemungkinan termasuk golongan flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon atau isoflavon terdapat pada fraksi ekstrak yang larut dalam etilasetat akar alang-alang. Pada fraksi ekstrak yang larut dalam air akar alang-alang ditemukan golongan senyawa flavon tanpa gugus OH bebas, flavon, flavonol tersubstitusi pada 3-0H, flavanon, atau isoflavon.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT

Akar, rimpang (daun) dan bunga. dapat digunakan yang segar atau yang dikeringkan.

CARA BUDIDAYA

Perbanyakan dengan rimpang atau akar tinggal. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan terdapat dimanamana disekitar kita. Merupakan tumbuhan liar dan menjurus sebagai gulma. Tumbuh liar di pinggir jalan, di ladang dan di hutan. Tumbuhan ini termasuk terna menahun, tinggi dapat mencapai 180 cm. Batang padat, buku berambut jarang. Daun berbentuk pita, berwarna hijau, permukaan daun kasar. Perbungaan berupa bulir, warna putih, bunga yang terletak di bagian atas adalah bunga sempurna dan yang terletak di bawah adalah bunga mandul. Bunga mudah diterbangkan oleh angin.

KHASIAT/KEGUNAAN

Rimpang: pelembut kulit; peluruh air seni, pembersih darah, penambah nafsu makan, penghenti perdarahan. di samping itu dapat digunakan pula dalam upaya pengobatan penyakit kelamin (kencing nanah, kencing darah, raja singa), penyakit ginjal, luka, demam, tekanan darah tinggi dan penyakit syaraf. Semua bagian tumbuhan digunakan sebagai pakan hewan,bahan kertas,dan untuk pengobatan kurap.

EFEK BIOLOGI DAN FARMAKOLOGI 

Infusa rimpang alang-alang berefek sebagai diuretika, atas dasar peningkatan konsentrasi elektrolit (Na,K,Cl) urin tikus putih jantan. Pemberian infusa akar alangalang dengan dosis 40, 50, 60, 70 g/kgBB berefek antipiretik pada marmot. Infusa bunga alang-alang pada konsentrasi 10% dengan dosis 12 ml/ kgBB berefek antipiretik yang relatif sama dengan suspensi parasetamol 10% pada merpati.

UJI KLINIK

Dekokta akar alang-alang dengan dosis 250-300 g, 2 kali pagi dan sore dapat menyembuhkan 27 kasus dari 30 penderita nefritis akut. Pada nefritis kronis, herba alangalang dapat mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah. Dekokta herba 250 g dalam bentuk tunggal maupun dikombinasikan dengan rimpang dan daun Nelumbo nucifera dan daun Agrimonia pilosa dapat mengobati epistaksis (mimisan), hemoptisis (batuk darah), hematuri (kencing darah), menorrhagia, dan perdarahan gastrointestinal bagian atas. Di samping itu dilaporkan juga bahwa dekokta akar alang-alang dapat efektif untuk pengobatan hepatitis viral akut pada 28 kasus; biasanya digunakan bersama-sama dengan Plantago asiatica, Glechoma longituba dan tunas Artemisia capillaris. Toksisitas: Pada pemakaian sesuai aturan, praktis tidak toksik. Efek yang tidak dfinginkan: Pusing, mual, adanya peningkatan rasa ingin buang air besar, kadang-kadang terjadi pada penggunaan klinik. Teknologi Farmasi: Selulosa daun alang-alang mempunyai daya serap terhadap air yang relatif cukup baik dalam pembuatan tablet secara cetak langsung.

RESEP/CARA PENGOLAHAN

Infeksi Saluran Kemih dan Kencing Sedikit : Bila menderita infeksi pada saluran kemih, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.

RAMUAN

Rimpang Alang-alang 6 gram Rimpang Kunci pepet 5 gram Daun Kumis kucing 4 gram Air 115 ml.

CARA PENGOLAHAN

Diseduh, dibuat infus atau pil.

CARA PEMAKAIAN

Diminum 1 kali sehari, tiap kali minum 100 ml. Untuk yang berbentuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.

LAMA PENGOBATAN

Diulang selama 14 hari. Mimisan, Kencing Darah, dan Muntah Darah. Bia menderita kencing darah atau muntah darah, sebaiknya segera diperiksakan pada dokter. Ramuan ini dapat digunakan sebagai obat alternatif disamping pengobatan dari dokter.

RAMUAN

Rimpang Alang-alang 6 gram Daun sendok segar 6 gram Daun Andong segar 2 helai Air 110 ml.

CARA PEMBUATAN

Diseduh, dipipis, dibuat infus atau pil.

CARA PEMAKAIAN

Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. (untuk infus). Untuk pipisan diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir. Untuk pil diminum 3 kali sehari 9 pil.

LAMA PENGOBATAN

Diulang sampai sembuh.

Sabtu, 09 April 2016

Tanaman Andong ( Cordyline fruticosa (L) A.Cheval )




NAMA DAERAH
Endong; Kayu urip; Linjuwang; Jejuwang; Sabang; Daun ngasi.

DESKRIPSI TANAMAN
Sering ditanam di kebun. Tumbuhan ini berupa pohon, tinggi dapat mencapai 5 meter. Batang keras, bekas dudukan daun tampak dengan jelas. Daun tunggal menempel pada batang, berwarna hijau tua, tepi daun rata. Perbungaan bentuk malai, tumbuh diketiak daun dengan tangkai bunga panjang. Buah buni, warna merah mengkilat. Akar serabut berwarna putih kotor.

HABITAT
Tumbuh liar di pagar atau di pekuburan sebagai tanaman hias, lazim di tanam pada dataran rendah sampai 1900 m dpl.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Daun

KANDUNGAN KIMIAWI
Steroida; Saponin; Polisakarida

KHASIAT/KEGUNAAN
Hemostatik, Antibengkak, Batuk darah dan Haid terlalu banyak.

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Daun andong segar 5 helai; Air secukupnya, Dibuat infus, diseduh atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml. Untuk pipisan diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir.

Jumat, 08 April 2016

Cantik Alami


Cara mengetahui Jenis Kulit Wajah

Sebelum memilih perawatan wajah yang tepat, anda perlu mengetahui jenis kulit anda terlebih dahulu. Dengan demikian anda tidak akan salah memilih perawatan dan kosmetik yang sesuai dengan jenis kulit anda.

Untuk mengetahui jenis kulit wajah anda, basahi wajah dan diamkan selama satu jam tanpa mengoleskan produk kecantikan apapun. Setelah itu, gunakan tisu tekan bagian pipi, dagu dan
kening.
1. Bila tidak ada berkas minyak di kulit, berarti anda memiliki kulit wajah normal.
2. Bila terdapat serpihan kulit terbawa tisu, berarti anda memiliki kulit wajah kering. Jika kulit tetap kering padahal anda sudah menggunakan pelembab maka bisa jadi kulit wajah anda terkena iritasi atau infeksi alangkah baiknya jika segera konsultasi ke dokter.
3. Bila permukaan wajah meninggalkan berkas minyak, berarti anda mempunyai jenis kulit wajah berminyak.
4. Bila di bagian T (Kening, Hidung, Dagu), erdapat berkas minyak berarti anda memiliki jenis kulit wajah kombinasi kering-berminyak.

Nah setelah anda mengetahui jenis kulit anda, anda siap untuk memilih perwatan dan produk kecantikan sesuai dengan jenis kulit wajah anda. Silahkan simak tips-tips kecantikan lainnya yang cocok untuk jenis kulit anda.

Facial di Rumah

Facial adalah perawatan wajah yang dilakukan secara bertahap untuk merawat kulit wajah untuk tetap segar, bersih, sehat dan menarik. Facial biasa dilakukan seminggu sekali atau dua minggu sekali. 

Pada umumnya Facial sering dilakukan disalon-salon, dan tidak sedikit uang yang harus dikeluarkan untuk facial. Memang facial lebih enak jika dilakukan oleh para ahli kecantikan namun bagi anda yang senang berhemat dan melakukan ritual ini sendiri anda bisa melakukannya di rumah dengan budget yang bermacam-macam dan tergolong murah. Facial dapat dilakukan bukan hanya dengan produk-produk kecantikan yang sudah beredar di pasar namun bahan-bahan alami yang berada di sekitar rumahpun bisa kita manfaatkan untuk merawat kulit wajah. 
Dalam bagian ini saya akan memaparkan tips-tips facial yang mengunakan produk-produk kecantikan yang beredar dipasar dan juga facial dengan bahan-bahan alami yang bisa kita racik sendiri.

Facial dengan Produk Kecantikan

Facial dengan produk kecantikan yang telah beredar di pasar cocok untuk anda memiliki kecenderungan memakai produk kecantikan untuk wajah anda. Untuk facial ini tergolong cukup murah dan praktis untuk dilakukan di rumah. Sangat cocok bagi anda yang memangs ibuk dengan pekerjaan yang melelahkan.
Untuk Facial anda membutuhkan produk-produk seperti:
1. Milk Cleanser
2. Face Tonic
3. Peeling
4. Masker
Produk-produk diatas bisa anda beli di toko kecantikan terdekat atau di pasar yang sesuai dengan produk kecantikan yang selama ini anda pakai. Saya sarankan anda untuk membeli produk yang aman dan buatan Indonesia. 

Tahap-tahap Facial

1. Sediakan air hangat dan handuk wajah atau bisa diganti dengan kapas. Gunakan handuk wajah atau kapas untuk membasuh wajah dengan air hangat. Gerakan membasuhnya dari daerah wajah bagian bawah yaitu dagu menuju pipi hingga kening. Hal ini dilakukan untuk membuka pori-pori kulit wajah.

2. Bubuhkan milk cleanser ke wajah. Pijat perlahan-lahan dari dagu ke pipi hingga kening seperti melakukan message. Pijatan daerah dagu, pipi dan kening memutar ke arah luar. Pipi memutar kearah telinga dan hidung pijat kearah atas atau kening. Lalu bersihkan dengan menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air hangat.

3. Selanjutnya gunakan peeling untuk memngelupas sel-sel kulit mati agar kulit wajah halus dan cerah. Bubuhkan peeling ke seluruh daerah wajah tapi disarankan jika panas hindari daerah dibawh mulut. Jauhkan juga daerah kulit dibawah mata. Peeling ini bisa menggunakan peeling yang sudah siap pakai atau bubuk. Untuk peeling yang siap pakai anda hanya tinggal menunggunya hingga setengah kering lalu pijat kulit wajah anda secara memutar seperti menggunakan milk cleanser. Maka peeling akan berjatuhan. Lakukan pijatan secara perlahan karena jika terlalu keras dalam pemijatan maka akan membuat kulit iritasi dan lecet. Untuk penggunaan peeling bubuk sama seperti diatas hanya tinggal ditambah air saja atau air mawar. Setelah itu basuh dan bersihkan kembali dengan menggunakan air hangat.

4. Setelah proses pengelupasan atau peeling selanjutnya anda siap untuk dimasker. Sama hal dengan peeling, maskerpun ada yang sudah siap pakai, ada juga masker bubuk. Jika saya lebih senang dengan menggunakan masker bubuk karena bukan harganya saja yang lebih ekonomis namun hasilnya juga lebih memuaskan. Bubuhkan masker ke wajah secara merata. Diamkan selama kurang lebih 20 menit hingga masker kering. Untuk masker bubuk biasanya tinggal ditambahkan air tapi jika anda ingin lebih segar bisa anda gunakan air mawar yang biasanya sering dijual di toko-toko kecantikan. Jika menggunakan yang instan anda hanya tinggal membubuhkannya ke wajah. Setelah kira-kira 20 menit. Bersihkan dengan air hangat.

5. Terakhir lakukan Penyegaran dengan face tonic. Setelah kulit wajah di masker dan dibersihkan tunggu hingga kering lalu usapkan face tonic ke wajah dengan menggunakan kapas secara merata. Tunggu hingga menyerap lalu basuh dengan air dingin untuk menutup pori-pori wajah. 

Setelah facial anda juga bisa menggunakan pelembab jika anda hendak bepergian. Pelembab sangat cocok digunakan untuk jenis kulit kering. Jika anda jenis kulit berminyak cukup menggunakan bedak
tabur untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Untuk mendapatkan hasil yang optimal lakukanlah facial secra teratur seminggu sekali atau dua kali seminggu. Namun jika anda memang lelah dan benar-benar membutuhkan facial boleh dilakukan.

Kamis, 07 April 2016

Anting-Anting ( Acalypha australis L )


NAMA DAERAH
Anting-anting.

SIFAT KIMIAWI
Kandungan kimia tanaman ini belum banyak diketahui, kegunaan yang disebutkan dari pengalaman turun temurun serta secara empiris.

EFEK FARMAKOLOGIS
Anti biotik, anti radang, peluruh seni, Astringent menghentikan pendarahan (hemostatik), rasa pahit dan sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
seluruh tanaman segar atau kering.

CARA BUDIDAYA
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. naman ini sangat mudah dipelihara dan seperti tanaman lain juga membutuhkan air dengan penyiraman merata atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan terutama pupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat yang cukup sinar matahari dan sedikit agak terlindung.

KHASIAT/KEGUNAAN/CARA PENGOLAHAN
  • Disentri Amoeba :

Tanaman kering (seluruh batang) sekitar 30-60 gram direbus, air rebusan diminum 2 kali dan diulangi untuk 5-10 hari.
  • Dermatitis, Eksema, Koreng :

Herba segar secukupnya direbus, air rebusannya untuk cuci kulit yang sakit.
  • Batuk, mimisan dan berak darah :

Tanaman kering 30-60 gram, direbus dan diminum setelah dingin.
  • Obat untuk kucing :

Akar biasa dipakai obat oleh kucing secara naluriah.
  • Pendarahan, Luka bakar :

Herba segar ditambah gula pasir secukupnya, dilumatkan kemudian ditempel ketempat yang sakit.
  • Disentri Basiler :

Tanaman kering 30-60 gram, ditambah portulaka 30 gram, gula 30 gram, direbus dan diminum setelah dingin.
  • Diare, muntah darah : 
Tanaman kering 30-60 gram, direbus dan diminum setelah dingin.

Rabu, 06 April 2016

Alpokat ( Persea gratissima Gaerin )


NAMA DAERAH
Apukat; Advocaat; Alpokat; Apuket

DESKRIPSI TANAMAN
Pohon, tinggi dapat mencapai 10 meter, batang berkayu, dan bercabang-cabang. daun tunggal berbentuk bulat telur dan berwarna hijau. Perbungaan berbentuk malai, tumbuh di ujung ranting. Buah buni bentuk bulat telur, bentuk pita atau bentuk bulat. Warna buah hijau sampai ungu. Daging buah jika sudah masak berwarna kuning atau kkuning kehijauan. Akar termasuk akar tunggang.

HABITAT
Tumbuh pada daerah berikilim panas pada dataran rendah sampai ketinggian 1200 m dpl

BAGIAN TANAMAN YANG DIJADIKAN OBAT
Daun

KANDUNGAN KIMIA
Minyak lemak; Lesitin; Fitosterin; Vitamin A,B,D dan vitamin E

KHASIAT/KEGUNAAN
Diuretik ; Anti bakteri
Nama simplesia: Perseae Folium

RESEP/CARA PENGOLAHAN
Batu ginjal :
Daun avokat segar 7 helai; Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml
Sakit perut dan Disentri :
Daun avokat segar 5 g; Rimpang temu kunci segar 5 g; Rimpang kunyit segar 6 g; Rasuk angin 1/2 g; Daun pegagan segar 6 g; Air 115 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml.